RISC & Pipe Lining RISC
Istilah RISC
dan CISC saat ini kurang dikenal, setelah melihat perkembangan lebih lanjut
dari desain dan implementasi baik CISC dan CISC. Implementasi CISC paralel
untuk pertama kalinya, seperti 486 dari Intel, AMD, Cyrix, dan IBM telah
mendukung setiap instruksi yang digunakan oleh prosesor-prosesor sebelumnya,
meskipun efisiensi tertingginya hanya saat digunakan pada subset x86 yang
sederhana (mirip dengan set instruksi RISC, tetapi tanpa batasan
penyimpanan/pengambilan data dari RISC). Prosesor-prosesor modern x86 juga
telah menyandikan dan membagi lebih banyak lagi instruksi-instruksi kompleks
menjadi beberapa “operasi-mikro” internal yang lebih kecil sehingga dapat
instruksi-instruksi tersebut dapat dilakukan secara paralel, sehingga mencapai
performansi tinggi pada subset instruksi yang lebih besar.
SEJARAH
Banyak usaha
yang dilakukan manusia untuk terus menerus meningkatkan kecepatan computer.
Satu alternative yang dianggap memiliki masa depan yang cerah adalah arsitektur
RISC (Reduced Instruction Set Computing). Awal mulanya RISC bertujuan untuk
meningkatkan kecepatan proses dengan cara menaikkan frekuensi clock CPU. Tetapi
kemudian disadari ada cara lain yang jauh lebih baik yaitu dengan teknik
pipelining dan parallelism. Berangkat dari pemikiran tersebut, IBM kemudian
merancang arsitektur RISC generasi kedua yang disebut POWER (Performance
Optimization With Enhanced RISC- didefinisikan berdasarkan hasil kerja John
Cocke dan lainnya di Yorktown Research). Daripada sekedar meningkatkan clock
rate, POWER lebih menitik beratkan perancangan set instruksi yang secara penuh
memanfaatkan pipelining dan parallelism. Arsitektur POWER merupakan rancangan
superscalar, yaitu dapat melaksanakan banyak perintah dalam satu clock cycle.
Hal ini dimungkinkan karena instruksi – instruksi dasar semacam branch
prosessing, integer, instruction execution dan floating point instruction
execution dikerjakan secara bersamaan (overlap). Server dengan arsitektur RISC
generasi pertama disebut dengan RS/6000 (RISC System 6000) pada generasi yang
ke lima telah berganti nama menjadi pSeries POWER5. Arti huruf “p” pada pSeries
adalah performance yang menandakan bahwa mesin ini ditujukan untuk kebutuhan
performance yang lebih baik.
Didalam sejarahnya, pseries mengalami beberapa perubahan. Bermula dari penyebutan RISC 6000, RS/6000 (RS = RISC System) hingga pSeries saat ini. RISC sendiri adalah nama sebuah model IC (integrated Circuit) yang didalamnya terdapat fasilitas yang biasa ditemukan didalam komputer modern, seperti clock, memory, AD/DA dll. RISC adalah kepanjangan dari Reduced Instruction Set Computing, yang berarti komputer dengan pengurangan instruksi. Mengapa demikian? Karena menurut riset, setiap karakter huruf dari command computer yang kita ketik dan instruksi yang dikenal oleh komputer, apabila dikurangi, akan meningkatkan kecepatan prosesnya pada saat dieksekusi. Oleh sebab itu tidak seperti operating system windows yang mengenal sekitar 300 instruksi, di pseries hanya sekitar 128 instruksi. Contoh instruksi copy di windows, di UNIX hanya mengenal cp, remove di windows akan menjadi rm di UNIX dst. Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa pseries memiliki kecepatan yang lebih baik daripada platform lain :
Didalam sejarahnya, pseries mengalami beberapa perubahan. Bermula dari penyebutan RISC 6000, RS/6000 (RS = RISC System) hingga pSeries saat ini. RISC sendiri adalah nama sebuah model IC (integrated Circuit) yang didalamnya terdapat fasilitas yang biasa ditemukan didalam komputer modern, seperti clock, memory, AD/DA dll. RISC adalah kepanjangan dari Reduced Instruction Set Computing, yang berarti komputer dengan pengurangan instruksi. Mengapa demikian? Karena menurut riset, setiap karakter huruf dari command computer yang kita ketik dan instruksi yang dikenal oleh komputer, apabila dikurangi, akan meningkatkan kecepatan prosesnya pada saat dieksekusi. Oleh sebab itu tidak seperti operating system windows yang mengenal sekitar 300 instruksi, di pseries hanya sekitar 128 instruksi. Contoh instruksi copy di windows, di UNIX hanya mengenal cp, remove di windows akan menjadi rm di UNIX dst. Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa pseries memiliki kecepatan yang lebih baik daripada platform lain :
1. Word length
Data yang
dipindah – pindahkan didalam system computer bukanlah dalam bentuk aliran yang
continue (continuous stream) tetapi dalam bentuk chunks atau sekumpulan
bit-bit. Sebuah bit adalah sebuah binary digit, bisa 0 dan 1. Diperlukan 8 buah
bit untuk dibentuk menjadi 1 byte. Banyaknya bit yang diproses setiap saat akan
menentukan kecepatan computer. Jumlah bit ini disebut sebagai wordlength dari
CPU. Sebuah CPU dengan wordlength 64 bit (disebut 64 bit CPU) akan memproses 64
bit data dalam satu machine cycle.
2. Bus width
Data
dipindahkan dari CPU ke komponen komponen system yang lain melalui jalur bus,
yaitu jalur kawat yang saling menghubungkan komponen – komponen system
computer. Jumlah bit yang dapat ditransfer bus lines setiap satu saat disebut
sebagai bus width. Misalnya sebuah bus line dengan lebar 64 bit akan dapat
mentransfer 64 bit data pada satu saat. Contoh bus seperti ini adalah PCI / MCA
adapter. Tetapi computer modern masa kini menggunakan model PCI adapter.
3. Miniaturisasi
CPU
merupakan cetakan rangkaian digital diatas silicon wafer atau chips, masing –
masing tidak lebih besar dari ujung penghapus pensil. On atau off digital
switching didalam CPU dilakukan dengan cara mengalirkan arus melalui satu media
(biasanya silicon) dari titik A ke titik B. kecepatan aliran arus tadi dapat
ditingkatkan dengan cara memperkecil jarak, atau dengan cara memperkecil
resistansi antara titik – titik tadi. Cara demikian akan menghasilkan chip yang
lebih kecil dengan rangkaian yang lebih padat dan lebih cepat.
4. Pengganti Silicon
Cara lain
untuk meningkatkan kecepatan CPU adalah dengan mengganti silicon dengan
material lain yang dapat menghantarkan arus lebih cepat. Alternative yang telah
ditemukan antara lain adalah GaAs (gallium Arsenide) dan chopper (tembaga) yang
memiliki kecepatan yang tinggi dan konsumsi daya yang lebih rendah. Mengapa
diperlukan material yang lebih baik dari silicon? karena silicon akan
menghantar setelah dilakukan setengah pemanasan dan ini membutuhkan daya yang
cukup signifikan.
5. Perubahan arsitektur CPU
RISC
menawarkan peningkatan kecepatan yang signifikan dengan cara membuang sebagian
besar instruksi yang jarang dipakai dan meningkatkan kemampuan instruksi yang
tersisa. System yang dibangun menggunakan chip RISC tidak saja memiliki potensi
untuk lebih cepat tetapi juga akan lebih murah dan lebih andal karena instruksi
microcode yang ada didalamnya lebih sederhana. Disamping itu chip RISC akan
berukuran jauh lebih kecil dan dapat bekerja dengan clock speed yang jauh lebih
tinggi dibandingkan dengan chip arsitektur lain.
6. Konfigurasi parallel
multiprosessor
Dengan
menggunakan operating system yang sanggup membagi, memonitor, serta mengatur
banyak pekerjaan pada saat yang sama dapat dibuat sebuah computer dengan
beberapa prosessor didalamnya. Sebuah computer lima prosesor dengan satu
masalah dapat dipecah menjadi 5 bagian. Masing masing bagian diselesaikan oleh
prosessor yang terpisah. Hasil dari masing – masing prosesor kemudian saling
digabungkan menjadi hasil akhir.
7. konfigurasi parallel multi
threading
Saat ini
pseries telah menerapkan konsep multithreading. Sebagai contoh, untuk satu
instruksi aplikasi yang dieksekusi oleh system hingga selesai, sebenarnya
terdiri dari puluhan hingga ratusan urutan kerja. Sebelum adanya multi
threading setiap satu urutan kerja akan dilakukan satu persatu oleh processor
(sequence), tetapi setelah adanya metode ini setiap thread (urutan proses),
dapat dilakukan secara serentak, bahkan oleh processor yang berbeda sekalipun
(multiprocessor).
RISC (Reduce Instruction Set
Computer)
RISC adalah
singkatan dari Reduced Instruction Set Computer, kata “reduced” berarti
pengurangan pada set instruksinya. RISC merupakan rancangan arsitektur CPU yang
mengambil dasar filosofi bahwa prosesor dibuat dengan arsitektur yang tidak
rumit dengan membatasi jumlah instruksi hanya pada instruksi dasar yang
diperlukan saja. Dengan kata lain RISC adalah arsitektur komputer dengan
kumpulan perintah (instruksi) yang sederhana, tetapi dalam kesederhanaan tersebut
didapatkan kecepatan operasi setiap siklus instruksinya. Kebanyakan pada
prosesor RISC, instruksi operasi dasar aritmatik hanya penjumlahan dan
pengurangan. Untuk perkalian dan pembagian sudah dianggap operasi yang
kompleks. RISC menyederhanakan rumusan perintah sehingga lebih efisien dalam
penyusunan kompiler yang pada akhirnya dapat memaksimumkan kinerja program yang
ditulis dalam bahasa tingkat tinggi.
Ada beberapa elemen penting pada
arsitektur RISC, yaitu :
• Set instruksi yang terbatas dan
sederhana.
• Register general-purpose yang
berjumlah banyak, atau penggunaan teknologi kompiler
untuk mengoptimalkan pemakaian registernya.
• Penekanan pada pengoptimalan
pipeline instruksi.
Karakteristik
arsitektur RISC memiliki beberapa
karakteristik diantaranya :
Siklus
mesin ditentukan oleh waktu yang digunakan untuk mengambil dua buah
operand dari register, melakukan operasi ALU, dan menyimpan hasil operasinya
kedalam register, dengan demikian instruksi mesin RISC tidak boleh lebih
kompleks dan harus dapat mengeksekusi secepat mikroinstruksi pada mesin-mesin
CISC. Dengan menggunakan instruksi sederhana atau instruksi satu siklus hanya
dibutuhkan satu mikrokode atau tidak sama sekali, instruksi mesin dapat
dihardwired. Instruksi seperti itu akan dieksekusi lebih cepat dibanding yang
sejenis pada yang lain karena tidak perlu mengakses penyimapanan kontrol
mikroprogram saat eksekusi instruksi berlangsung.
Operasi
berbentuk dari register-ke register yang hanya terdiri dari operasi load dan
store yang mengakses memori . Fitur rancangan ini menyederhanakan set instruksi
sehingga menyederhanakan pula unit control. Keuntungan lainnya memungkinkan
optimasi pemakaian register sehingga operand yang sering diakses akan tetap ada
di penyimpan berkecepatan tinggi. Penekanan pada operasi register ke register
merupakan hal yang unik bagi perancangan RISC.
Penggunaan
mode pengalamatan sederhana, hampir sama dengan instruksi menggunakan
pengalamatan register,. Beberapa mode tambahan seperti pergeseran dan
pe-relatif dapat dimasukkan selain itu banyak mode kompleks dapat disintesis
pada perangkat lunak dibanding yang sederhana, selain dapat menyederhanakan sel
instruksi dan unit kontrol.
Penggunaan
format-format instruksi sederhana, panjang instruksinya tetap dan disesuaikan
dengan panjang word. Fitur ini memiliki beberapa kelebihan karena dengan
menggunakan field yang tetap pendekodean opcode dan pengaksesan operand
register dapat dilakukan secara bersama-sama
Ciri-ciri
·
· Instruksi
berukuran tunggal
·
· Ukuran yang
umum adalah 4 byte
·
· Jumlah
pengalamatan data sedikit, biasanya kurang dari 5 buah.
·
· Tidak
terdapat pengalamatan tak langsung yang mengharuskan melakukan sebuah akses
memori agar memperoleh alamat operand lainnya dalam memori.
·
· Tidak
terdapat operasi yang menggabungkan operasi load/store dengan operasi
aritmatika, seperti penambahan ke memori dan penambahan dari memori.
·
· Tidak
terdapat lebih dari satu operand beralamat memori per instruksi
·
· Tidak
mendukung perataan sembarang bagi data untuk operasi load/ store.
·
· Jumlah
maksimum pemakaian memori manajemen bagi suatu alamat data adalah sebuah
instruksi .
·
· Jumlah bit
bagi integer register spesifier sama dengan 5 atau lebih, artinya sedikitnya 32
buah register integer dapat direferensikan sekaligus secara eksplisit.
·
· Jumlah bit
floating point register spesifier sama dengan 4 atau lebih, artinya sedikitnya
16 register floating point dapat direferensikan sekaligus secara eksplisit.
CISC
Pengertian CISC
Complex
instruction-set computing atau Complex Instruction-Set
Computer (CISC) “Kumpulan instruksi komputasi kompleks”) adalah sebuah
arsitektur dari set instruksi dimana setiap instruksi akan menjalankan beberapa
operasi tingkat rendah, seperti pengambilan dari memory, operasi aritmetika,
dan penyimpanan ke dalam memory, semuanya sekaligus hanya di dalam sebuah
instruksi. Karakteristik CISC dapat dikatakan bertolak-belakang dengan RISC.
Karakteristik
Sarat informasi memberikan
keuntungan di mana ukuran program-program yang dihasilkan akan menjadi relatif
lebih kecil, dan penggunaan memory akan semakin berkurang. Karena CISC inilah
biaya pembuatan komputer pada saat itu (tahun 1960) menjadi jauh lebih hemat
Dimaksudkan
untuk meminimumkan jumlah perintah yang diperlukan untuk mengerjakan pekerjaan
yang diberikan. (Jumlah perintah sedikit tetapi rumit) Konsep CISC menjadikan
mesin mudah untuk diprogram dalam bahasa rakitan
Ciri-ciri
·
· Jumlah
instruksi banyak
·
· Banyak
terdapat perintah bahasa mesin
·
· Instruksi
lebih kompleks
PIPELINING.
Pengertian
pipelining, pipelining yaitu suatu cara yang digunakan untuk melakukan
sejumlah kerja secara bersama tetapi dalam tahap yang berbeda yang dialirkan
secara kontinu pada unit pemrosesan. Dengan cara ini, maka unit pemrosesan
selalu bekerja.
Teknik pipeline ini dapat diterapkan
pada berbagai tingkatan dalam sistemkomputer. Bisa pada level yang tinggi,
misalnya program aplikasi, sampai pada tingkat yang rendah, seperti pada
instruksi yang dijalankan oleh microprocessor.
Pengenalan Pipeline.
Prosesor
Pipeline yang berputar adalah prosesor baru untuk arsitektur superscalar
komputasi. Ini didasarkan pada cara yang mudah dan pipeline yang biasa,
struktur yang dapat mendukung beberapa ALU untuk lebih efisien dalam pengiriman
dari bagian beberapa instruksi. Daftar nilai arus yang berputar di sekitar
pipa, dibuat oleh dependensi data lokal. Selama operasi normal, kontrol sirkuit
tidak berada pada jalur yang kritis dan kinerja hanya dibatasi oleh data harga.
Operasi mengalir dengan interval waktu sendiri. Ide utama dari Pipeline
Prosesor yang berputar adalah circular uni-arah mengalir dari memori register
oleh pusat waktu logika dan proses secara parallel dari operasi ALU.Struktur
lain yang menggunakan penyelesaian deteksi atau selain penundaan yang tepat
dari pengaturan waktu pusat tetapi karena masalah waktu yang Syncronization,
Pipelines memaksakan sebuah penurunan kinerja. Misalnya counterflow pipeline
prosesor yang dirancang sekitar dua arah, pipa membawa petunjuk dan argumen
dalam satu arah dan hasil yang lainnya b ini dapat menyebabkan Syncronization
masalah antara prosesor.
Pipeline yang berputar menghindari masalah yang hanya melewati data dalam satu arah. Pada prinsipnya, prosesor dari register terus beredar di sekitar cincin yang berhubungan dengan berbagai fungsi ALU, akses memori dan sebagainya .ada tiap tahap, nilai-nilai yang memeriksa dan disampaikan, kemungkinan setelah perubahan, tidak signifikan dengan pengeluaran tambahan untuk sinkronisasi. Dispatched adalah instruksi dari pusat ke fungsi unit yang memungkinkan beberapa masalah instruksi .
Pipeline yang berputar menghindari masalah yang hanya melewati data dalam satu arah. Pada prinsipnya, prosesor dari register terus beredar di sekitar cincin yang berhubungan dengan berbagai fungsi ALU, akses memori dan sebagainya .ada tiap tahap, nilai-nilai yang memeriksa dan disampaikan, kemungkinan setelah perubahan, tidak signifikan dengan pengeluaran tambahan untuk sinkronisasi. Dispatched adalah instruksi dari pusat ke fungsi unit yang memungkinkan beberapa masalah instruksi .
Instruksi pipeline
Tahapan pipeline :
1. Mengambil
instruksi dan membuffferkannya
2. Ketika
tahapan kedua bebas tahapan pertama mengirimkan instruksi yang dibufferkan
tersebut .
3. Pada
saat tahapan kedua sedang mengeksekusi instruksi, tahapan pertama memanfaatkan
siklus memori yang tidak dipakai untuk mengambil dan membuffferkan instruksi
berikutnya .
Instuksi pipeline:
Karena untuk setiap tahap pengerjaan
instruksi, komponen yang bekerja berbeda, maka dimungkinkan untuk mengisi
kekosongan kerja di komponen tersebut.Sebagai contoh :
Instruksi 1: ADD AX, AX
Instruksi 2: ADD EX, CX
Setelah CU menjemput instruksi 1
dari memori (IF), CU akan menerjemahkan instruksi tersebut(ID). Pada
menerjemahkan instruksi 1 tersebut, komponen IF tidak bekerja. Adanya
teknologi pipeline menyebabkan IF akan menjemput instruksi 2 pada saat ID menerjemahkan
instruksi 1. Demikian seterusnya pada saat CU menjalankan instruksi 1 (EX),
instruksi 2 diterjemahkan (ID).
kemungkinan instruksi tersebut
sama-sama memerlukan resource yang sama, sehingga diperlukan adanya pengaturan
yang tepat agar proses tetap berjalan dengan benar.
REDUCE INSTRUCTION SET COMPUTER
(RISC) .
Kata
“reduced” berarti pengurangan pada set instruksi. RISC merupakan rancangan
arsitektur CPU yang mengembil dasar filosofi bahwa prosesor dibuat dengan
arsitektur yang tidak rumit dengan membatasi jumlah instruksi hanya pada
instruksi dasar yang diperlukan saja. Dengan kata lain RISC adalah arsitektur
komputer dengan kumpulan perintah (instruksi) yang sederhana, tetapi dalam
kesederhanaan tersebut didapatkan kecepatan operasi setiap siklus instruksinya.
Kebanyakan pada proses RISC , instruksi operasi dasar aritmatik hanya
penjumlahan dan pengurangan, untuk perkalian dan pembagian sudah dianggap
operasi ang kompleks. RISC menyederhanakan rumusan perintah sehingga lebih
efisien dalam penyusunan kompiler yang pada akhirnya dapat memaksimumkan
kinerja program yang ditulis dalam bahasa tingkat tinggi.
· Ada beberapa
elemen penting dalam arsitektur RISC, yaitu :
· Set
instruksi yang terbatas dan sederhana
· Register
general-purpose yang berjumlah banyak, atau pengguanaan teknologi kompiler
untuk mengoptimalkan pemakaian regsiternya.
· Penekanan
pada pengoptimalan pipeline instruksi.
Ciri-ciri karakteristik RISC :
·
· Instruksi
berukuran tunggal.
·
· Ukuran yang umum
adalah 4 byte.
·
· Jumlah mode
pengalamatan data yang sedikit, biasanya kurang dari lima buah.
·
· Tidak
terdapat pengalamatan tak langsung.
·
· Tidak
terdapat operasi yang menggabungkan operasi load/store dengan operasi
aritmatika .
Ada tiga buah elemen yang menentukan karakter arsitektur RISC, yaitu:
• Penggunaan register dalam jumlah yang besar. Hal ini dimaksudkan untuk mengoptimalkan pereferensian operand.
• Diperlukan perhatian bagi
perancangan pipeline instruksi. Karena tingginya proporsi instruksi pencabangan
bersyarat dan prosedur call, pipeline instruksi yang bersifat langsung dan
ringkas akan menjadi tidak efisien.
• Terdapat set instruksi yang disederhanakan (dikurangi). Perkembangan RISC Pada tahun 1980, John Cocke di IBM menghasilkan minikomputer eksperimental, yaitu IBM 801 dengan prosesor komersial pertama yang menggunakan RISC. Pada tahun itu juga, Kelompok Barkeley yang dipimpin David Patterson mulai meneliti rancangan RISC dengan menghasilkan RISC-1 dan RISC-2. Pemakai Teknik RISC
• Terdapat set instruksi yang disederhanakan (dikurangi). Perkembangan RISC Pada tahun 1980, John Cocke di IBM menghasilkan minikomputer eksperimental, yaitu IBM 801 dengan prosesor komersial pertama yang menggunakan RISC. Pada tahun itu juga, Kelompok Barkeley yang dipimpin David Patterson mulai meneliti rancangan RISC dengan menghasilkan RISC-1 dan RISC-2. Pemakai Teknik RISC
• IBM dengan Intel Inside-nya.
• Prosessor PowerPC, prosessor
buatan motorola yang menjadi otak utama komputer Apple Macintosh.
Konsep Arsitektur RISC
Konsep arsitektur RISC banyak menerapkan proses eksekusi pipeline. Meskipun
jumlah perintah tunggal yang diperlukan untuk melakukan pekerjaan yang
diberikan mungkin lebih besar, eksekusi secara pipeline memerlukan waktu yang
lebih singkat daripada waktu untuk melakukan pekerjaan yang sama dengan
menggunakan perintah yang lebih rumit. RISC memerlukan memori yang lebih besar
untuk mengakomodasi program yang lebih besar. Dengan mengoptimalkan penggunaan
memori register diharapkan siklus operasi semakin cepat.
Sumber :
Sumber :
http://jalufebryk.blogspot.com/2013/05/cisc-dan-risc.html
http://archpineapple.blogspot.com/2009/12/pengertian-risc.htmlhttps://gigihsoak.wordpress.com/2010/05/28/risc-dan-cisc/
www.umutec.com.br
www.umutec.com.br

Komentar
Posting Komentar